PGRI Sumsel Kembali Salurkan Bantuan untuk Masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 30 Desember 2021 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM [Foto: Abv]

Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM [Foto: Abv]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Persatuan Guru Republik Indonesia Sumatera Selatan [PGRI Sumsel] kembali melakukan aksi peduli terhadap masyarakat terdampak COVID-19.

Tak hanya dalam perhelatan hari jadinya ke 76, PGRI Sumsel terus berupaya meringankan beban perekonomian masyarakat dengan berbagai program bakti sosial di antaranya Jumat Berkah.

“Hari ini, sesuai dengan agenda program PGRI Sumsel, kita bersama pengurus membagikan bantuan sembako berupa beras 10 kilogram untuk masyarakat yang terdampak COVID-19 dan banjir,” ungkap Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM dalam keterangan persnya, Kamis [30/12/2021].

Baca Juga:  81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran...

Apa yang kami lakukan saat ini, merupakan upaya bahu membahu organisasi, bahwa sebagai pengurus dengan didasari keikhlasan mengumpulkan donasi. Bantuan ini sebagai bentuk empati terhadap masyarakat. “Semoga semua orang di dalam suasana empati ini dapat melakukan hal yang sama,” ucapnya.

secara simbolis, Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM memberikan batuan sembako berupa beras 10 Kilogram untuk masyarakat yang terdampak COVID-19 dan banjir.
secara simbolis, Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM memberikan batuan sembako berupa beras 10 Kilogram untuk masyarakat yang terdampak COVID-19 dan banjir.

Alhamdulillah, kata Zulinto, 315 orang masyarakat dalam wilayah Kecamatan Ilir Timur II dapat tersentuh bantuan ini. “Mudah mudahan warga kita senang, merasa diperhatikan. Dengan pertemuan bersama warga, kita rasakan hubungan kedekatan [silaturahmi] yang begitu mendalam,” ujarnya.

Baca Juga:  Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Dijelaskan Zulinto, bakti sosial yang dilakukan murni bentuk kepedulian PGRI Sumsel terhadap masyarakat, tidak ada unsur atau pun niatan politis. “Kita harapkan dengan sedikit bantuan ini mereka dapat terbantukan dan meringankan beban warga,” tuturnya.

Soal bakti sosial dan kepedulian terhadap masyarakat, Zulinto menambahkan insyaAllah program tersebut sustainbility [berkelanjutan]. “Setiap saat PGRI Sumsel berusaha menyentuh warga yang tidak mampu, yang didera musibah,” tegasnya. [**]

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB