Pendidikan Anak Anak di Tepian Sungai Musi Memprihatinkan

- Jurnalis

Minggu, 6 Desember 2020 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak anak di tepian Sungai Musi harus belajar di Masjid yang kondisinya bolong dan ketika hujan air pun membasahi mereka saat belajar

Anak anak di tepian Sungai Musi harus belajar di Masjid yang kondisinya bolong dan ketika hujan air pun membasahi mereka saat belajar

ACT MRI Lakukan Penggalangan Dana

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Sudah 3 tahun, anak anak yang berada di tepian sungai Musi bersekolah di Masjid lantaran belum memiliki bangunan sekolah.

Hal itu diungkapkan Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Minhajul Islamiyah, Davitra sembari menunjukkan bangunan masjid tua berukuran 5×5 meter yang disekat menjadi tiga bagian kelas dengan kondisi bangunan bolong dan bocor, Minggu (6/12/2020).

Dikatakannya, MTS Minhajul Islamiyah merupakan satu satunya sekolah berjenjang SMP yang didirikan pada 2017 atas inisiatif ustadzah Fatmawati Spd dan bapak Amancik.

“Mereka mengajak masyarakat setempat untuk mendirikan wadah pendidikan secara gratis. Karena prihatin melihat banyaknya anak anak desa yang putus sekolah,” ujarnya.
⁣
Lanjut Davitra, di desa Pulokerto hanya ada sekolah dasar (SD). “Apabila siswa mau melanjutkan ke jenjang SMP harus ke desa tetangga dengan menempuh jarak 10 kilometer,” jelasnya.

Untuk membantu untuk bangunan sekolah anak anak di tepian Sungai Musi, ACTA MRI lakukan aksi penggalangan dana.
Untuk membantu untuk bangunan sekolah anak anak di tepian Sungai Musi, ACTA MRI lakukan aksi penggalangan dana.

Namun perjuangan mereka tidak terhenti di situ, sebagian siswa harus mempertaruhkan nyawa untuk menyebrangi sungai dengan perahu dan dilanjutkan dengan menempuh jalur darat untuk menuju ke sekolah. “Sehingga biaya ongkos dan kebutuhan sangatlah besar. Mengingat mereka dari keluarga pra sejahtera,” tutur ⁣Davitra.

Baca Juga:  Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Atas kesepakatan musyawarah didirikanlah MTs ini, tapi sudah hampir empat tahun ini 67 siswa terpaksa melaksanakan program belajar di Masjid Nurul Huda.

“Kini, sekolah yang berada di RT 21 RW 04 Desa Pulokerto Kecamatan Gandus Kota Palembang Sumatera Selatan ini sedang berjuang membangun sekolah pertama mereka,” imbuhnya. ⁣
⁣
Sudah disiapkan tanah wakaf seluas 20 X 20 meter dari warga untuk dibangunkan Sekolah, karena biaya untuk beli bahan dan membangun sangat terbatas. “Jadilah ‘dicicil’ dulu pembangunannya,” katanya.

Baca Juga:  Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Atas keprihatinan tersebut, warga terus mecari cara bergotong-royong, bahu membahu untuk membangun sekolah. Mengingat masjid yang ditempati sekarang sudah bolong dan bocor ketika hujan. “Sambil berikhtiar untuk menyelesaikan pembangunan sekolah permanen yang hampir 4 tahun mangkrak,” ungkapnya.

Di hari Relawan Sedunia 2020 (International Volounteer Day), Jumat 5 Desember 2020, lembaga Aksi Cepat Tanggap Sumatera Selatan bersama Masyarakat Relawan Indonesia Palembang (ACT-MRI) melakukan aksi penggalangan dana di simpang DPRD Sumsel dari pukul 16.00 hingga 17.45 WIB.

Akhirnya berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp3.795.400 untuk membantu membangun sekolah.

Laporan Kholik – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Berita Terbaru