Harnojoyo Pastikan Lahan Pemakaman Korban COVID Dilengkapi Penerangan

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juli 2021 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Harnojoyo tinjau langsung dan memastikan lahan pemakaman korban COVID dilengkapi penerangan, Sabtu 17 Juli 2021.

Walikota Harnojoyo tinjau langsung dan memastikan lahan pemakaman korban COVID dilengkapi penerangan, Sabtu 17 Juli 2021.

Meski Angka Penyebaran COVID Turun, Walikota Harnojoyo Imbau Masyarakat Tetap Terapkan Prokes

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Walikota Palembang H Harnojoyo terus berupaya dengan segenap jajaran pemerintah kota untuk memaksimalkan penataan pemakaman pasien COVID-19 di kawasan Gandus, Palembang.

Hal itu tampak, saat Harnojoyo meninjau langsung lokasi tersebut, Sabtu (17/7/2021).

Meski, angka penyebaran COVID menunjukan penurunan, namun pemerintah kota tertua di Indonesia ini tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Lahan Pemkot ada lima hektare, namun baru dua hektare yang kita siapkan untuk area pemakaman dan sudah dilengkapi dengan penerangan lampu yang baik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tak Sekadar Rampung, Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Tower Tandon Air Berfungsi Maksimal

Menurutnya, dengan tatanan yang baik serta dengan adanya penerangan, para petugas pemakaman diharapkan tidak mendapatkan kesulitan dalam proses pemakaman di malam hari.

“Jadi, jika ada yang meninggal di malam hari bisa langsung dikuburkan, dan petugas pemakaman juga tidak akan kesulitan, karena penerangannya juga saat ini sudah baik,” ujarnya.

Saat ini, jelas Harnojoyo, sudah sebanyak 569 pasien korban COVID-19 yang dimakamkan di area ini, namun angka tersebut bukan hanya orang yang berasal dari kota Palembang saja. “Tapi terdapat juga pasien COVID yang berasal dari luar Palembang,” tambahnya.

Baca Juga:  Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Sumur Bor Kampung Kreatif Pelangi Siap Dimanfaatkan

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Palembang untuk dapat terus bekerjasama bersama Pemerintah kota Palembang dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan terus menekankan Protokol Kesehatan.

“Menggunakan masker, cuci tangan serta menjaga jarak. Pastinya kita semua berharap angka kematian Covid semakin mengecil, sehingga tidak banyak bertambah orang yang dimakamkan di sini,” pungkasnya

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB