ATMOSFER pariwisata berbasis ekowisata budaya merupakan suatu potensi yang patut dikembangkan di dunia pariwisata.
Hal ini dapat dijumpai di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.
Pada Jumat, (19/03) Duta Hijau Bali menelusuri Desa Bayan bersama tokoh masyarakat setempat, di antaranya, Kusnawan (Ketua Laskar Sasak) , Mekel Karang Bajo, dan Kepala Desa Bayan.

Perjalanan awal dimulai dengan bertemu sahabat dari Green Camp Pawang Rinjani yang membahas tentang konsep konservasi alam di kawasan Lombok utara.
Desa Bayan memiliki tata ruang yang historis. Seperti terdapat tempat khusus untuk pelaksanaan adat setempat, pemukiman pemuka adat atau tokoh yang dimuliakan oleh masyarakat setempat.
Di desa Bayan terdapat masjid tua yang bernama Masjid Bayan Beleq. Masjid tersebut terkenal dengan sejarah dan keunikannya ditambah dengan sentuhan budaya suku Sasak yang ada di desa bayan. sehingga disandang sebagai ikon Kabupaten Lombok Utara.
Pada kesempatan ini Duta Hijau Bali bertemu langsung dengan Sesepuh Adat Bayan, yaitu Raden Gedarip.
Setelah menelusuri beberapa Desa yang menyimpan Budaya Lombok Utara khususnya Desa Bayan.
Kepala Desa Bayan mengatakan, Jika ditelusuri lebih lanjut dan lebih jauh lagi Desa Bayan ini sendiri memiliki banyak sekali potensi wisata.
“Saya berterimakasih kepada Duta Hijau Bali sudah menyempatkan diri untuk berkunjung ke desa kami dan saya sangat berharap sekali melalui kesempatan ini untuk mengangkat apa yang menjadi potensi wisata yang ada di desa Bayan,” imbuh Kades Bayan yang akrab dipanggil Satradi
Dari berbagai wisata yang ada di Desa Bayan, Duta Hijau Bali berkesempatan mengunjungi rumah adat Karang Salah, Desa Senaru, dan Hutan Adat.
Implementasi Duta Hijau Bali di sektor pariwisata yaitu dapat mempromosikan wisata yang mungkin belum cukup eksis di kalangan masyarakat baik wisatawan lokal maupun mancanegara. (rel)





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
