Deru Bakal Uji Coba Sarana Transportasi Air Lambidaro

- Jurnalis

Minggu, 23 Januari 2022 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru bersma Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Palembang H Harnojoyo meninjau serta menyusuri aliran Sungai Sekanak Lambidaro

Gubernur Sumsel H Herman Deru bersma Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Palembang H Harnojoyo meninjau serta menyusuri aliran Sungai Sekanak Lambidaro

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Di sela gowes bersama dengan para alumni UGM, Gubernur Sumsel berkesempatan meninjau serta turun langsung untuk melihat aliran Sungai Sakanak Lambidaro yang menjadi salah satu icon baru di Kota Palembang.

Pada kegiatan itu, orang nomor satu di Bumi Sriwijaya itu juga mengajak Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada [Kagama] yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk merasakan berperahu di aliran sungai tersebut.

“Ini cara saya dan pak Ganjar mengajak Walikota dan berbagai pihak untuk melihat potensi yang ada di daerahnya. Jadi hal yang baik yang ada di daerah lain bisa kita tiru. Begitu juga sebaliknya,” kata Herman Deru, Minggu [23/1].

Terkait Sungai Sekanak Lambidaro, dia menyebut dalam waktu dekat akan segera dilakukan uji coba untuk angkutan air.

Gubernur Sumsel H Herman Deru bersma Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Palembang H Harnojoyo meninjau serta menyusuri aliran Sungai Sekanak Lambidaro menggunakan perahu
Gubernur Sumsel H Herman Deru bersma Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Palembang H Harnojoyo meninjau serta menyusuri aliran Sungai Sekanak Lambidaro menggunakan perahu

“Rencananya, 29 Januari ini akan kita lakukan uji coba untuk sarana transportasi. Setelah dilakukan restorasi ini tentu sungai ini sudah layak untuk digunakan kembali,” tuturnya.

Baca Juga:  ‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Sebab itulah, dia mengajak masyarakat untuk tidak lagi mengotori sungai sehingga dapat membawa manfaat di berbagai sektor.

“Yang harus terus kita perbaiki adalah kecintaan kita terhadap lingkungan. Jangan lagi mengotori sungai, agar bisa terus kita manfaatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kagama yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memuji keseriusan Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang dalam membangun daerah.

Apalagi sejak tahun 2015, Kota Palembang konsisten melakukan pembenahan dengan menerapkan gotong royong di setiap kelurahan yang ada.

“Nilai yang dapat kita ambil disini luar biasa. Sejak 2015, masyarakat Palembang terus menerus melakukan gotong royong,” kata Ganjar.

Melihat kondisi ini, dia menuturkan, Jawa Tengah memiliki tambahan ilmu baru dalam membangun daerah.

“Kami tentu akan belajar dengan Palembang. Palembang bisa mengelola sungai dengan baik. Saya mungkin tidak tahu masa lalu sungai disini seperti apa, tapi jika dilihat saat ini sangat luar biasa,” tuturnya.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Untuk itulah, dia berharap, seluruh masyarakat untuk bisa peduli dan menjaga lingkungannya.

“Sungai ini masa depan kita untuk mengelola air. Saya salut dengan pak Gubernur dan pak Walikota bisa menggerakkan masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan dan membangun kesadaran untuk membersihkan sungai,” paparnya.

Dia pun mengusulkan agar nantinya Sungai Sekanak Lambidaro tersebut dijadikan tempat edukasi dalam mengelola sungai.

“Saya juga usul, ini juga harus dibuat sebagai tempat edukasi pengelolaan sungai sehingga Palembang akan semakin baik,” pungkasnya.

Turut hadir, Walikota Palembang H Harnojoyo, Ketua TP PKK Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo, Rektor UGM Panut Mulyono, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel dan Kota Palembang. [abV/red]

Berita Terkait

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Berita Terbaru