WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Bank Sumsel Babel mengimbau para nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan transaksi digital, khususnya melalui aplikasi BSB Mobile, guna menghindari potensi kejahatan siber.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga keamanan data dan kenyamanan nasabah di tengah berkembangnya layanan perbankan digital.
Kemudahan transaksi melalui perangkat digital dinilai memberikan banyak manfaat, namun juga memiliki risiko apabila tidak disertai kewaspadaan.
Bank Sumsel Babel menyarankan nasabah untuk memastikan penggunaan aplikasi resmi BSB Mobile serta melakukan pembaruan aplikasi secara berkala. Pembaruan aplikasi biasanya disertai peningkatan sistem keamanan untuk melindungi data dan transaksi pengguna.
Selain itu, nasabah juga diingatkan agar tidak menggunakan jaringan Wi-Fi publik saat melakukan transaksi perbankan karena dinilai lebih rentan terhadap penyalahgunaan.
Nasabah juga diminta menjaga kerahasiaan data pribadi seperti PIN dan password.
Informasi tersebut tidak boleh dibagikan kepada siapa pun, termasuk kepada pihak yang mengaku sebagai petugas bank.
Bank Sumsel Babel juga menyarankan nasabah mengaktifkan notifikasi transaksi pada aplikasi mobile banking agar dapat memantau aktivitas transaksi secara langsung.
Pihak bank menegaskan bahwa Bank Sumsel Babel tidak pernah meminta informasi rahasia seperti PIN, password, maupun kode OTP melalui telepon, pesan singkat, atau pesan langsung di media sosial.
Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau menjadi korban upaya penipuan digital, nasabah diminta segera melaporkannya melalui BSB Call Center di nomor 1500711 atau mengunjungi kantor cabang Bank Sumsel Babel terdekat. [AbV/red]



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
