“Protes Tak Digubris” Warga Paldas Bakar 2 Mobil Perusahaan

- Jurnalis

Sabtu, 2 September 2023 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Protes Tak Digubris" Warga Paldas Bakar 2 Mobil Perusahaan

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Puluhan Warga Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin tersulut emosi saat mendatangi lokasi Tambang Batu Bara.

Dari kejadian ini sebanyak dua kendaraan mengalami rusak berat, setelah dibakar warga, Jumat [1/9/23] sekitar pukul 16.00 WIB kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu orang sopir dump truk mengalami luka ringan.

“Adanya informasi tersebut saya sendiri bersama personel sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengaman dan sterilisasi di lokasi kejadian,” ungkap Kapolres Banyuasin, AKBP Ferly Rosa Putra saat turun langsung ke lokasi kejadian didampingi Kasatreskrim AKP Muhammad Kurniawan Azwar.

Dirinya juga menegaskan, bahwa informasi yang beredar bahwa ini adalah bentrok antar warga dengan pihak batu bara itu jelas tidak benar.

“Perlu luruskan, ini bukan bentrok tetapi warga Desa Paldas mendatangi lokasi tambang,” jelas Kapolres.

Menurutnya, mungkin ada keinginan mereka yang tidak direspon pihak perusahaan, sehingga terjadilah luapan pembakaran itu.

Baca Juga:  HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

“Dari kejadian itu, tak ada korban jiwa. Hanya seorang sopir dump truk terluka ringan,” ungkap AKBP Ferly.

Kapolres juga menegaskan, karena sopir yang terluka ini merupakan warga Tanjung Agung Barat Kabupaten Muba, untuk itu ia meminta warga agar tidak ada aksi balasan.

“Kami imbau warga agar tetap tenang dak tidak melakukan aksi yang berujung pada pelanggaran hukum,” tegas Kapolres.

Pihaknya juga akan menempatkan puluhan personel kepolisian untuk berjaga agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Sampai saat ini sudah berlangsung aman dan kondusif, kami minta warga supaya tidak berbuat anarkis yang merugikan masyarakat sendiri,” ujar Kapolres.

Dirinya menyebutkan pihaknya bersama Pemkab Banyuasin akan memfasilitasi mediasi antara masyarakat dan perusahaan terkait aspirasi masyarakat, supaya kejadian tak lagi terulang.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Desa Paldas Hardaya menegaskan kejadian tersebut bukan bentrok antara warga melainkan murni dari luapan emosi masyarakat wujud protes keinginan warga yang tak kunjung di anulir.

Baca Juga:  Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!

“Situasi sudah aman dan kondusif. Kami juga minta masyarakat agar tidak bertindak yang berujung pelanggaran hukum,” pungkas dia.

Sebelumnya, warga Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, terlibat bentrok dengan karyawan tambang batubara, Jumat 1 September 2023.

Dari video yang beredar puluhan warga melakukan pembakaran terhadap kendaraan yang berada di lokasi kejadian. Bahkan dari informasi ada warga yang mengalami luka-luka akibat aksi tersebut.

Diketahui, aksi warga ini adalah puncak dari kemarahan warga atas penolakan akan adanya aktivitas tambang batubara yang beroperasi di desa mereka. Warga beranggapan keberadaan tambang batubara itu akan menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Sebab dampak usaha tambang batubara akan menjadikan lahan persawahan milik masyarakat terancam gagal panen.
Selain itu, ekosistem sungai seperti ikan akan menghilang akibat adanya penambangan tersebut. [Desi]

Berita Terkait

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Berita Terbaru