Hadiri HUT Banyuasin ke 21, Herman Deru Puji Pesatnya Pembangunan

- Jurnalis

Senin, 10 April 2023 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banyuasin dalam rangka memperingati Hadi Jadi Kabupaten Banyuasin ke 21 Tahun, Senin 10 April 2023.

Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banyuasin dalam rangka memperingati Hadi Jadi Kabupaten Banyuasin ke 21 Tahun, Senin 10 April 2023.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Gubernur Sumsel H Herman Deru mengakui pesatnya pembangunan  Kabupaten Banyuasin sehingga begitu maju dari berbagai sektor.

Kondisi ini tidak lepas dari indikator sektor pangan dan tersedianya infrastruktur yang baik di daerah itu.

“Saya sendiri disini menyaksikannya bahwa Banyuasin betul-betul bangkit sudah dibuktikan dari sektor pangan,” kata Herman Deru saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banyuasin dalam rangka memperingati Hadi Jadi Kabupaten Banyuasin ke 21 Tahun, Senin 10 April 2023.

Menurut Herman Deru, Kabupaten Banyuasin salah satu daerah menjadi lumbung padi di Sumsel dan masuk dalam empat besar penyumbang pangan nasional. 

“Tidak mudah dari pengalaman saya pernah menjadi Bupati dan Gubernur untuk membangkitkan dan memajukan suatu daerah, saya salut dengan para pemimpin Banyuasin apalagi mempunyai wilayah darat dan perairan,” ujarnya.

Selain itu, Herman Deru juga mengatakan dalam beberapa kali kunjungan di Banyuasin termasuk di wilayah perairan, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan.

Baca Juga:  Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

“Kenapa tuntutan perbaikan jalan, hal ini karena ada peningkatan ekonomi dan jual beli. Nah ini menjadi sebuah kenyataan bahwa tuntutan masyarakat semakin tinggi terhadap infrastruktur dan kemajuan sebuah daerah,” terangnya.

Herman Deru berharap di momentum HUT Kabupaten Banyuasin ini jangan diukur dari meriahnya sebuah perayaan saja. Namun momen ini merupakan saat tepat untuk introspeksi diri. “Jadi setiap HUT itu manfaatkan untuk introspeksi,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati  Banyuasin, Askolani Jasi  mengatakan Kabupaten Banyuasin merupakan  pemekaran dari Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam memimpin Banyuasin empat tahun terakhir sudah banyak yang telah dilakukan dalam pembangunan Banyuasin bersama Wakil Bupati.

“Alhamdulilah Banyuasin dari tahun ketahun mampu menurunkan angka kemiskinan hampir satu digit. Insya Allah pak Gubernur 2023 dengan kerja, kekompakan dan kebersamaan angka kemiskinan akan  turun mencapai satu digit,” ungkapnya.

Baca Juga:  Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

Tak hanya itu, menurut Askolani dalam pertumbuhan ekonomi di Banyuasin juga meningkat dari tahun ketahun. Disamping banyak prestasi yang sudah diraih oleh Banyuasin dalam melayani masyarakat. “Banyuasin sudah 11 kali secara berturut-turut mendapatkan WTP dari BPK RI,” tuturnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru yang terus mendukung dan memberikan perhatian kepada Banyuasin dalam  pembangunan infrastruktur. 

“Terima kasih pak Gubernur setiap tahun terus gelontorkan dana untuk mendukung pembangunan infrastruktur Banyuasin.  Kami harap ditahun 2023 ini pak Gubernur kembali membantu pembangunan di Banyuasin sehingga menuju Banyuasin bangkit, adil dan sejahterah,” ujarnya.

Untuk diketahui Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banyuasin dalam rangka memperingati Hadi Jadi Kabupaten Banyuasin ke 21 tahun dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Irian Setiawan.****

Berita Terkait

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Berita Terbaru