WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Aksi penolakan terhadap kenaikan bahan bakar minyak [BBM] oleh ribuan mahasiswa dari Universitas Sriwijaya, PGRI, Tridinanti, UIN Raden Fatah dan Buruh, di Simpang Lima DPRD Sumsel, berakhir ricuh, Kamis [08/09/2022].
Lantaran, pihak aparat yang melakukan pengamanan menembakkan water canon dan gas air mata dan untuk membubarkan barisan massa aksi.
Pantauan di lapangan, massa mahasiswa berhamburan berlari untuk menghindari gas air mata, namun sebagian mereka juga terdampak.
Kerusuhan tersebut pecah, diduga adanya aksi saling lempar batu dari antara pihak aparat dan mahasiswa.
Laporan Hasan Basri


![Aksi penolakan terhadap kenaikan bahan bakar minyak [BBM] oleh ribuan mahasiswa dari Universitas Sriwijaya, PGRI, Tridinanti, UIN Raden Fatah dan Buruh, di Simpang Lima DPRD Sumsel, berakhir ricuh, Kamis [08/09/2022].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG_20220908_192255-800x1054.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)





![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)







![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

