“KDRT Sungsang” Suami Aniaya Anak-Istri Tuai Ragam Komentar

- Jurnalis

Rabu, 26 Januari 2022 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral, sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga [KDRT] dilakukan suami terhadap anak dan istrinya menuai komentar dari berbagai kalangan netizen.

Viral, sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga [KDRT] dilakukan suami terhadap anak dan istrinya menuai komentar dari berbagai kalangan netizen.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Viral, sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga [KDRT] dilakukan suami terhadap anak dan istrinya menuai komentar dari berbagai kalangan netizen.

Dugaan KDRT tersebut, terlihat dalam video yang diunggah pada akun instagram@insidepalembang yang terjadi di Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan [Sumsel]..

Video tersebut diberi keterangan, “Mimin biso viralke video KDRT ini dak min?, KDRT di Sungsang lakinyo ni sering nian nyikso anak bininyo. Baru ini lah kami dapat video nyo min. Tolong lah min kalu bae ditindak lanjuti,”

Baca Juga:  Kabut Asap Karhutla "Meradang" di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Dalam video yang beredar, sang ayah memukul dan menyeret anaknya sambil berkata “ayo pulang”.

Lalu, wanita yang merupakan istrinya menarik anaknya yang enggan untuk dibawa pulang, melihat hal tersebut suaminya langsung memukuli istrinya hingga terjatuh.

Baca Juga:  Breaking News! Dua Wartawan Dikeroyok saat Liputan Demo di Mapolda Sumsel, Handphone Nyaris Dirampas

Unggahan tersebut menuai beragam komentar, di antaranya @pilaanesthasya biadab nian, jangan kasih ampun men sudah tetingkep.

Seorang netizen @nunah.p.g juga mengomentari unggahan itu “gampang sih, RT RW nyo kan Ado. Babinsa, Babinkantimas jg ado. Mereka itu yang berhak mediasi ke bapak itu, sekironyo memang dak biso dibina lagi penjaroke, kan bukti sudah ado.”

Laporan Desi OY

Berita Terkait

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Berita Terbaru