“Operasi Lilin” Antisipasi Lonjakan COVID-19 Jelang Nataru

- Jurnalis

Sabtu, 27 November 2021 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahya, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral secara virtual, Jumat [26/11].

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahya, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral secara virtual, Jumat [26/11].

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Antisipasi lonjakan COVID-19 jelang Natal dan Tahun Baru [Nataru], Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahya, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral secara virtual, Jumat [26/11].

Rakor tersebut dilakukan bersama Menko PMK, Kapolri, Panglima TNI, KSP, BKKBN serta menteri terkait [Mendagri, Menkes, Menteri PUPR, Menteri Agama, Menteri Perhubungan].

Turut mendampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH, Kadinkes Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt MKes beserta unsur terkait Provinsi Sumsel.

Sebelumnya pada penyampaian Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan strategi vaksinasi harus terus dijalankan cepat supaya kita menangkan perang melawan COVID-19. “Di antaranya selain Prokes, kita harus mengupayakan seluruh masyarakat mulai orang tua sampai anak anak untuk melaksanakan Vaksinasi,” kata Menkes.

Kemudian Strategi selanjutnya deteksi dan Anev semua daerah kabupaten kota yang ada kenaikan, baik kontak eratnya rendah. Guna menghadapi gelombang Nataru, harus terus tracing disiplin. Mengurangi dengan memantau perilaku masyarakat penukaran semua yg kontak erat harus dites.

“Vaksinasi semua kontak erat harus dicari dan dites terutama jelang Nataru. Empat minggu terakhir menurun,” ujarnya.

Upaya, jelas Menkes, di antaranya strategi surveilence semua kontak erat dicari, vaksinasi harus dipercepat prioritas ke lansia melindungi mereka yang rentan, dan konsentrasi vaksinasi untuk anak anak karena kenaikan tinggi mereka bisa tularkan orangtuanya. “Serta cek lagi resmi tempat kamar tidur oksigen di rumah sakit,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam Rakor lintas sektor di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, memaparkan strategi pengamanan dalam rangka mencegah lonjakan kasus COVID-19 pada libur Natal dan Tahun Baru 2022. Strategi yang di maksud, adalah strategi penanganan dari hulu dan hilir, pengawasan ketat protokol kesehatan (prokes) di seluruh moda transportasi laut, udara dan darat.

Baca Juga:  Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

“Dalam upaya antisipasi ‘Nataru’ Kepolisian akan laksanakan Operasi Lilin. Namun tentunya akan disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah,” kata Sigit

Menurut Sigit, strategi antisipasi pencegahan laju pertumbuhan COVID-19 diterapkan dalam Operasi Lilin untuk mengawal kebijakan PPKM tingkat 3 saat natal dan tahun baru.

Polri akan mengawali pengamanan satu minggu sebelum dan satu minggu setelah diberlakukan PPKM Level 3, dengan tujuan mengurangi transmisi angka COVID-19,” ujar Sigit.

Terkait strategi penanganan hulu ke hilir, Sigit memaparkan, untuk memberlakukan skenario pengetatan prokes mulai dari pra-keberangkatan hingga lokasi tujuan bagi masyarakat yang tetap mudik.

Pengetatan prokes itu melalui Posko PPKM mulai dari tingkat RT/RW. Bagi warga yang harus melaksanakan perjalanan, harus menyertakan surat keterangan mudik, sertifikat vaksin dua kali dan hasil swab antigen ataupun PCR.

Strategi berikutnya, Polri juga menyiapkan pos-pos yang akan digunakan untuk vaksinasi masyarakat. Juga tempat yang disiapkan untuk melakukan karantina apabila ditemukan warga yang hasil swab-nya dinyatakan positif.

“Pos pelayanan untuk membantu masyarakat yang belum vaksin ini merupakan strategi kita,”ujarnya.

Polisi juga akan membentuk pos untuk “checkpoint” guna memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik untuk menekan laju penyebaran COVID-19.

Baca Juga:  Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Pada Bandara, polisi juga akan meningkatkan pengawasan para pelaku perjalanan dari luar negeri, guna mencegah masuknya varian baru COVID-19.

Strategi selanjutnya, Sigit menegaskan, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat akan terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi untuk mencapai target Presiden Joko Widodo sebesar 70 persen di akhir tahun.

“Artinya perlu adanya langkah yang perlu kita lakukan untuk antisipasi capaian bulan November dan di Desember minimal 70 persen,” katanya menegaskan.

Jenderal bintang empat ini menyebutkan, bagi wilayah yang cakupan vaksinasi di bawah rata-rata nasional, perlu langka-langkah khusus untuk dilakukan percepatan.

“Akselerasi vaksinasi ini kita harapkan sebelum dilaksanakan Operasi Lilin untuk menjaga agar vaksinasi berjalan dan prokes berjalan dengan baik,” jelasnya.

Mantan Kapolda Banten ini juga mengimbau agar perayaan Natal dilakukan dengan memanfaatkan cara “online” atau virtual. Ataupun jika dilaksanakan secara “offline” dengan kapasitas baiknya hanya dihadiri 50 persen.

“Tak hanya itu, aplikasi PeduliLindungi juga harus terpasang di rumah ibadah,” kata Sigit.

Sementara itu, untuk pusat perbelanjaan atau mall, Sigit menekankan, selain dipasang aplikasi PeduliLindungi, harus disediakan pula posko vaksinasi dan karantina. Sedangkan di tempat wisata, bisa dilakukan dengan cara “One Gate System” dan juga tersedia pos vaksin serta karantina.

Sigit juga mengingatkan pentingnya langkah koordinasi lintas sektor, agar pencegahan laju COVID-19 pada libur natal dan tahun baru betul-betul bisa dikendalikan bersama. “Seperti perintah Bapak Presiden pada ratas lalu,” tandasnya.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong

Berita Terbaru