Pertama di Sumsel: 15 Ulu Jadi Kampung Bahari Nusantara

- Jurnalis

Selasa, 15 Juni 2021 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBN yang dilakukan serentak seluruh di Indonesia, dan untuk di Kota Palembang diresmikan secara langsung Laksamana TNI Yudo Margono SE melalui Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari bersama Walikota Palembang H Harnojoyo dan tokoh agama setempat, Selasa (16/6/2021) siang, ditandai dengan penekanan sirene dihalaman rumah pintar Danlanal Palembang 15 Ulu.

KBN yang dilakukan serentak seluruh di Indonesia, dan untuk di Kota Palembang diresmikan secara langsung Laksamana TNI Yudo Margono SE melalui Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari bersama Walikota Palembang H Harnojoyo dan tokoh agama setempat, Selasa (16/6/2021) siang, ditandai dengan penekanan sirene dihalaman rumah pintar Danlanal Palembang 15 Ulu.

#Harnojoyo Dukung Penuh Lima Klaster Program KBN

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kampung 15 Ulu di Kecamatan Jakabaring Palembang yang langsung bersentuhan dengan anak Sungai Musi Palembang dinobatkan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) sebagai Kampung Bahari Nusantara pertama di Provinsi Sumatera Selatan (KBN-Sumsel).

KBN yang dilakukan serentak seluruh di Indonesia, dan untuk di Kota Palembang diresmikan secara langsung Laksamana TNI Yudo Margono SE melalui Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari bersama Walikota Palembang H Harnojoyo dan tokoh agama setempat, Selasa (16/6/2021) siang, ditandai dengan penekanan sirene dihalaman rumah pintar Danlanal Palembang 15 Ulu.

“Ada lima klaster di Kampung Bahari Nusantara ini,” kata Filda.

Di antaranya, ujar Filda, klaster pendidikan di mana ada jenjang bagi anak setempat bersekolah di rumah pintar yang didirikan di 15 Ulu, ekonomi, warga setempat diajari cara beternak ikan sungai tawar seperti lele, nila serta pembibitan dan pembuatan pakannya, pariwisata, di sini selain rumah warga yang dicat warna warni sepanjang aliran sungai pun kerap dilakukan pertunjukan lomba bidar prestasi milik AL.

Baca Juga:  Sumur Bor Rumah Tahfiz Al-Fateha Akhirnya Rampung, Hadirkan Harapan Air Bersih Jelang Penutupan TMMD ke-129

“Klaster kesehatan, warga setempat juga rutin diajak dan mendapat penyuluhan akan pentingnya menjaga kebersihan terutama menjaga kebersihan anak sungai dan terakhir keamanan kawasan yang bersentuhan langsung dengan anak Sungai ini, senantiasa untuk selalu menjaga kekompakan dan saling bahu membahu dengan TNI,” paparnya.

Alhamdulilah, kalau untuk pendidikan anak anak seperti sekolah pada umumnya ada jenjang SD, SMP dan SMA. “Uniknya mereka dibekali untuk fasih berbahasa asing yakni bahasa Inggris dan Francis,” jelasnya.

Ini terlihat, kepiawaian siswa siswi didikan rumah pintar dari salah satu gagasan KBN klaster pendidikan yakni menunjukan pidato bebahasa Inggris dan Prancis dengan fasih.

Baca Juga:  Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

“Ada 175 siswa/i dari SD, SMP, SMA, dengan cepat dan fasih menghafal ribuan kosa kata bahasa asing,” ungkapnya.

Sementara itu, Harnojoyo mengatakan akan memberikan dukungan penuh dengan program lima klaster KBN tersebut.

“Pertama akan kita bangunkan infrastrukturnya dan akan merambat ke klester lainnya untuk menambah percepatan KBN ini,” tegas Harnojoyo.

Bahkan, orang nomor satu di kota Palembang request secara langsung di depan Danlanal Palembang Kolonel Laut Filda Malari, untuk menambah satu kecakapan berbahasa Arab.

“Alangkah baiknya metode yang diajakrkan di rumah pintar ini dalam menghapal ribuan bahasa asing juga untuk menerapkan bahasa Arab,” pintanya.

Bahkan, Harnojoyo juga mengingatkan agar program KBN terus bersinergi dengan program Pemkot Palembang, seperti menghidupkan salat Subuh berjamaah dan gotong royong setiap pekannya. (Abr/rel/Adv)

Berita Terkait

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terbaru