WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah [Musrenbang RKPD] tingkat Kota Palembang merupakan yang terakhir di masa kepemimpinan Walikota H Harnojoyo dan Wakil Walikota Fitrianti Agustinda.
“Sebenarnya ini Musrenbang kita yang terakhir di Periode Walikota Palembang, bapak Harnojoyo dan Ibu Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda,” kata Fitri di Hotel Aryaduta Palembang, Senin 20 Maret 2023.
Sebelum Musrenbang tingkat kota yang dilaksanakan tersebut, pihaknya juga telah melaksanakan Musrenbang Tingkat Kecamatan dan Kelurahan.
“Bahkan sudah saya iringi juga dengan pelaksaan ngantor di setiap Kecamatan ataupun Kelurahan. Sebenarnya, kalu kita mau jujur, masyarakat menyampaikan aspirasi itu bukan aspirasi yang begitu sulit untuk dipenuhi,” kata Fitri.
Diungkapkan Fitri, aspirasi yang disampaikan masyarakat kota Palembang merupakan aspirasi yang sama di setiap tahunnya.
Melalui berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, lanjut Fitri, dirinya sangat berharap kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah [OPD] untuk dapat lebih peka serta dapat lebih optimal dalam melaksanakan tugasnya.
“Jangan sampai apa yang menjadi tupoksi tidak dijalankan dengan baik dan benar. Apalagi mereka itu menduduki jajaran Eselon 2 yang seharusnya mereka sudah tau apa yang harus dilakukan,” tegasnya.
“Marilah kita bekerja bersama-sama untuk mencapai optimalisasi, sehingga pembangunan ini betul-betul dirasakan di pelosok dan juga percepatan pembangunan,” tambahnya.
Dia juga berharap, di akhir jabatan Walikota Palembang dan Wakil Walikota Palembang, setiap aspirasi masyarakat yang telah diserap dapat betul-betul bisa diaktualisasikan di tengah masyarakat di tahun 2024.
“Harapan saya di tahun 2023-2024, kota Palembang dapat semakin baik. Sekali lagi saya mengucapkan selamat atas Musrenbang tingkat kota ini. Nanti akan ada masukan-masukan dari para narasumber, ikuti dan jalani saja,” tutupnya.
Diketahui, selain dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Walikota Palembang, juga Sekretaris Daerah [Sekda] kota Palembang, Ratu Dewa serta Forkopimda kota Palembang. [AbV/WY]



![Ilustrasi Sekolah Rakyat [SR].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-Sekolah-Rakyat-ok-225x129.webp)
![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-225x129.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] merespons perkembangan itu dengan meresmikan 'SPKLU Center' pertama di Sumatera Selatan yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-26-at-11.15.17-225x129.jpg)


![Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri [[PN] Kelas IA Khusus Palembang, Kamis 24 September 2026, Jaksa Penuntut Umum [JPU] Kejati Sumsel menghadirkan tiga saksi dari internal SMBR.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260924-WA0010-225x129.jpg)
![Ilustrasi Sekolah Rakyat [SR].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-Sekolah-Rakyat-ok-129x85.webp)
![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-129x85.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] merespons perkembangan itu dengan meresmikan 'SPKLU Center' pertama di Sumatera Selatan yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-26-at-11.15.17-129x85.jpg)




![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
