Disnaker Palembang Gelar FGD Solusi Turunkan Angka Penggangguran

- Jurnalis

Jumat, 1 November 2024 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar focus group discussion [FGD] Evaluasi Penurunan Angka Pengangguran di Palembang.

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar focus group discussion [FGD] Evaluasi Penurunan Angka Pengangguran di Palembang.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar focus group discussion [FGD] Evaluasi Penurunan Angka Pengangguran di Palembang.

Acara dipusatkan di Hotel Arista, Jumat 1 November 2024, dan dibuka secara resmi Kepala Bappeda dan Litbang Harrey Hadi, mewakili Pj Wali Kota Palembang.

Peserta FGD dari stakeholders terkait. Antara lain, perwakilan APJATI, perwakilan Kementerian Perlindungan Tenaga Kerja Migran Indonesia, Badan Intelejen Strategis Nasional, Imigrasi Kelas 1A, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, perwakilan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Palembang, menyatakan bahwa ada sejumlah persoalan penyebab pengangguran terbuka atau TPT.

“Seperti kemampuan atau skill pencari kerja yang tidak sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujar Damenta melalui Harrey.

Selain itu, masih kurangnya kesadaran pihak perusahaan untuk melapor ke dinas tenaga kerja perihal penempatan dan penerimaan tenaga kerja.

Serta masih rendahnya kesadaran pengusaha dalam pelaksanaan peraturan-peraturan di bidang tenaga kerja.

“Faktor lainnya, kurangnya kesadaran angkatan kerja (pengangguran) untuk membuat kartu pencari kerja,” kata Harrey.

Ia melanjutkan, berdasarkan data statistik sebanyak 1,60 juta orang atau 36,59 persen bekerja pada kegiatan formal.

Baca Juga:  Semarak HUT ke-81 RI, Satgas TMMD dan Karang Taruna Siapkan Hadiah Lomba 17 Agustus

Angka tersebut cenderung stabil akan tetapi mengalami sedikit penurunan sebesar 0,02 persen poin dibandingkan 2023.

Adapun jumlah angkatan kerja berdasarkan survei angkatan kerja nasional pada Februari 2024 sebanyak 4,6 juta orang, naik 62,6 ribu orang dibandingkan 2023.

Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja naik sebesar 0,02 persen poin.

Tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2024 sebesar 3,97 persen. Mengalami penurunan sebesar 0,56 persen dibandingkan 2023.

“Salah satu upaya untuk mengurangi pengangguran adalah menumbuhkembangkan entrepreneurship atau kewirausahaan di generasi muda. Hal ini butuh kerja sama dengan semua pihak, terutama dunia pendidikan,” kata Harrey.

Ia juga mengapresiasi Disnaker Palembang yang menggagas FGD ini.

“Rapat evaluasi ini sangat penting, di mana pihak terkait berkoordinasi untuk mengetahui hambatan dan kendala yang dihadapi dalam penurunan angka pengangguran,” ujar Harrey Hadi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Palembang, Rediyan Deddy Umrien, menyampaikan, pengangguran terbuka di Palembang juga dipicu banyak pencari kerja yang milih-milih atau selektif dalam mencari kerja.

Baca Juga:  Tak Hanya Bangun Jalan, TMMD ke-129 Kodim Palembang Dorong Warga Panen Sawi dari Lahan Produktif

“Terutama dari lulusan universitas. Mereka juga melihat upah dari kerja yang ditawarkan. Mencari yang sesuai,” kata Rediyan.

Faktor lain terjadinya TPT, Rediyan melanjutkan, banyak tamatan SMA yg tidak punya skill. Sehingga sulit bersaing di dunia kerja

“Solusinya perlu peningkatan keahlian melalui pelatihan-pelatihan,” kata Rediyan pula.

Terkait hal ini, Rediyan menyebutkan pihaknya telah memberikan pelatihan kepada 700 pencari kerja untuk pembekalan keterampilan kerja.

Selain itu, Disnaker menggelar bursa kerja untuk menyerap pencari kerja.

“Tahun kemarin kita buka untuk 5000 lowongan, tahun depan target kita meningkat, paling tidak sama,” kata Rediyan.

Ia menambahkan, jika TPT menurun, maka akan berdampak positif pada kasus stunting dan kemiskinan ekstrem yang jadi salah satu fokus pemerintah saat ini.

“Stunting dan kemiskinan ekstrem itu akibat tingginya angka pengangguran. Sebab, jika seseorang tidak bekerja, bagaimana untuk memenuhi kebutuhan dan sebagainya,” ujar Rediyan.

Dia melanjutkan, adapun FGD hari ini bertujuan mendengarkan aspirasi, masukan dan solusi menurunkan tingkat pengangguran terbuka atau TPT di Palembang. [AbV/red]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terbaru