Pemprov Sumsel Akan Refocusing Anggaran untuk Insentif Nakes

- Jurnalis

Selasa, 29 Juni 2021 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Mawardi Yahya didampingi Plh Sekda Akhmad Najib menghadiri rapat koordinasi (Rakor) penanganan, pengendalian COVID-19 dan percepatan realisasi insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes) di daerah, rakor digelar secara virtual di Command Center Kantor Gubernur, Selasa (29/6).

Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Mawardi Yahya didampingi Plh Sekda Akhmad Najib menghadiri rapat koordinasi (Rakor) penanganan, pengendalian COVID-19 dan percepatan realisasi insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes) di daerah, rakor digelar secara virtual di Command Center Kantor Gubernur, Selasa (29/6).

Wagub Rakor Virtual Bersama Mendagari dalam Pengendalian COVID-19  

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Mawardi Yahya didampingi Plh Sekda Akhmad Najib menghadiri rapat koordinasi (Rakor) penanganan, pengendalian COVID-19 dan percepatan realisasi insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes) di daerah, rakor digelar secara virtual di Command Center Kantor Gubernur, Selasa (29/6).   

Dalam Rakor  tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan refocusing anggaran guna mempercepat realisasi insentif bagi tenaga kesehatan. Menanggapi arahan Mendagri  itu Wagub Mawardi Yahya menegaskan bahwa Pemprov Sumsel siap melakukan refocusing anggaran untuk   dialokasikan sebagai insentif nakes yang tengah  berjuang dalam  memberikan pelayanan kesehatan di masa Pendemi COVID-19.  

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

“Sesuai arahan Mendagri, kita akan segera lakukan refocusing anggaran untuk insentif nakes di Sumsel,” ujar Wagub didampingi  Plh Sekda Akhmad Najib.  

Baca Juga:  Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Dijelaskannya, kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan perhatian kepada nakes yang bertugas dalam penanganan COVID-19 di Sumsel. “Semua nakes yang  terlibat dalam penanganan COVID-19 di Sumsel akan kita beri insentif,” imbuhnya.   

Dijelaskannya, Provinsi Sumsel sejauh ini telah  menyiapkan tower di Wisma Atlet Jakabaring untuk menampung pasien Covid-19 jika terjadinya lonjakan. “Hingga saat ini, tower di Jakabaring susah terisi sebanyak 54 persen. Jika terjadi lonjakan, tentu wisma atlet juga  siap untuk dipakai. Namun kepala daerah kabupaten/kota memiliki kewenangan membuat tempat isolasi  sendiri di daerahnya masing-masing,” ucapnya.   

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Dikatakan,  sebesar apapun dana  yang dikucurkan dalam pencegahan COVID-19 tidak akan berefek signifikan jika tidak diiringi dengan perilaku masyarakat yang disiplin dalam penerapan Prokes. “Anggaran dana yang diberikan tidak akan memberikan efek yang besar jika tidak didukung oleh masyarakat. Mari kita jaga kesehatan kita, jaga imun kita agar terhindar dari penyebaran COVID-19,”  tandasnya. (rel/Abr/Adv)

Berita Terkait

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB