Naskah Kuno Palembang Berhasil Diterjemahkan

- Jurnalis

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan Nasional RI Made Ayu Wirayati MIkom saat melakukan penyerahan kembali naskah asli kepada pemiliknya di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang, Kamis 25bJuli 2024.

Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan Nasional RI Made Ayu Wirayati MIkom saat melakukan penyerahan kembali naskah asli kepada pemiliknya di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang, Kamis 25bJuli 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Tim pusat preservasi dan ahli media bahan Perpustakaan Nasional mengaku berhasil menyelamatkan serta melakukan penerjemahan naskah kuno Palembang.

Tim yang melakukan penelitian selama lima hari di kota tertua di Indonesia ini dalam penelitiannya, ada beberapa item yang telah dikerjakan bersama budayawan penerjemah yang dibidangi oleh Dinas Perpustakaan.

Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan Nasional RI Made Ayu Wirayati MIkom menjelaskan Palembang sudah menjadi targetnya untuk dilakukan penelitian.

“Kita juga bekerja sama dengan ibu Umi Kalsum dalam penyelamatan nasakah tersebut, tentunya kita harapankan bisa berbagi pengetahuan kepada masyarakat dan lembaga pelestarian naskah. mengenai isi yang ada dinaskah tersebut salah satunya mengenai silsilah, turun menurun dikeluarga dan obat-obatan. Berkaitan ini juga, naskah yang sudah berumur 50 tahun bahkan ada yang lebih,” katanya, Kamis 25 Juli 2024 saat melakukan penyerahan kembali naskah asli kepada pemiliknya di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang.

Baca Juga:  Musda Demokrat Sumsel Berpotensi Aklamasi, Petahana Melenggang

Penelitian tim dari Perpustakaan Nasional ini, yang terdiri dari empat pengalih media, empat konservator telah mengejakan naskah kuno dari ahli media menyelesaikan 99 judul/seri, pembuatan kota penyimpanan 22 judul, pembuatan amplop 33 judul, jilid ulang 6 judul,konservasi 8 judul [6 jilid 2 lembar], yang paling dominan saat dikerjakan bersama, kebanyakan naskah yang berisi pengasih, doa, keagamaan dan silsilah.

“Bahkan kami juga memperbaiki sketsa Masjid Agung milik Bapak Cik Jun, kebanyakan naskah itu sudah mengalami kertasnya rapuh dan itu sudah berhasil kami selamatkan dengan melalui konservasi dan kami utuhkan kembali dengan memberikan plastik khusus agar kembali rapi,” jelasnya.

Dia kembali menjelaskan, setelah melalui proses konservasi maka naskah itu akan dikembalikan lagi kepada pemiliknya setelah melalui tahap penerjemahan bersama para pakar yang ada di kota Palembang.

Baca Juga:  Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel

“Kita juga memberikan kota pelindung agar bebas dari asam supaya aman agar koleksi ini bisa terbebaskan sampai ratusan tahun. Kemudian kami melakukan digitalkan dan disimpan di dinas arsip kota Palembang, arsip nasional sehingga bisa diakses oleh masyarakat luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang Herly Kurniawan mengaku, banyak belajar dari tim tersebut, untuk melakukan pelestarian serta sejarah naskah kuno. “Mulai dari proses bagaimana cara menganalisis sebuah naskah tersebut serta melestarikanya,’ katanya.

Tentunya dengan orang yang ahli dalam bidangnya. Konservasi ini melibatkan perbaikan dan pemeliharaan fisik naskah untuk memastikan isi dan bentuk fisik naskah kuno tetap terpelihara dengan baik.
‘Proses konservasi ini sangat penting terutama untuk naskah-naskah yang sudah mengalami kerusakan agar dapat bertahan lebih lama dan tetap bisa dibaca,” jelasnya. [rel]

Berita Terkait

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026
Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang
Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang
Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang
Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:26 WIB

Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:18 WIB

Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Berita Terbaru

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB