banner 120x600
banner 120x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Lima Tahun Buron, Perompak OOK Akhirnya Diringkus Ditpolairud

  • Bagikan
Buron lima tahun, perompak Sabrani alias OOK bin Lakoni [35] warga desa Bunga Karang Simpang PU RT 07, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, diringkus tim unit Intelpolairud Polda Sumsel pada Selasa 21 September 2021.
Buron lima tahun, perompak Sabrani alias OOK bin Lakoni [35] warga desa Bunga Karang Simpang PU RT 07, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten diringkus tim unit Intelpolair Polda Sumsel pada Selasa 21 September 2021.
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Buron lima tahun, perompak Sabrani alias OOK bin Lakoni [35] warga desa Bunga Karang Simpang PU RT 07, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasi, Sumatera Selatan, diringkus tim unit Intelpolairud Polda Sumsel pada Selasa 21 September 2021.

Hal tersebut disampaikan PS Kasi Intel Air Polda Sumsel AKP Beni Wijaya SH yang tertuang dalam laporan unggahannya di akun Facebook @DIT Polairud Polda Sumsel, Jumat [25/9].

Perompak Sabrani merupakan daftar pencarian orang [DPO] dengan nomor DPO/20/V/2016 DIT POL AIRUD pada 24 Mei 2016 dan juga berdasarkan laporan Polisi LP/37-A/VII/2016/Sumsel/Polair, 25 Juli 2016.

“Pada Selasa, [21/9] sekira pukul 10:00 WIB, anggota unit Intelair melakukan penyelidikan dan berkordinasi dengan informan seputaran desa Bunga Karang simpang PU,” ungkap AKP Beni.

Terkait kronologi penangkapan, jelas AKP Beni, sekira pukul 13:00 WIB Unit Intelair yang di pimpin oleh PS Kanit Intelair IPTU Urip Santoso bergerak dari Mako Ditpolairud menuju TKP Bunga Karang. Setibanya di TKP pukul 15:00 WIB, tim berkoordinasi dengan informan bahwa benar DPO Sabrani alias OOK sedang bekerja menjadi buruh kelapa dan berada di atas truk.

“Sekira pukul 16:40 WIB, tim mengikuti truk dan langsung meringkus tersangka dan dibawa ke Mako Ditpolairud untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Terhadap tersangka dikenakan pasal kejahatan pelayaran Pasal 441 KUHP tentang Perompakan dan pasal 170 KUHP tentang pengrusakan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *