Luar Biasa: 23 Jam Perbaiki 3 Tower Tanpa Padamkan Listrik

Luar Biasa: 23 Jam Perbaiki 3 Tower Tanpa Padamkan Listrik
Penggantian beberapa material yang ada di tower transmisi 500 kV dikerjakan tim PDKB Probolinggo tanpa terjadinya pemadaman dengan waktu kurang lebih 23 jam.

WIDEAZONE.COM, PROBOLINGGO — PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBTB) lakukan pemeliharaan material di Jaringan Transmisi tanpa harus memadamkan aliran listrik ke masyarakat serta berhasil amankan pasokan 4.350 MW.

Terdapat 3 tower transmisi 500 kV yang berlokasi di Probolinggo (T 127 – T 129) harus dilakukan pemeliharaan dan penggantian material karena adanya gangguan yang disebabkan alam.

Penggantian beberapa material yang ada di tower transmisi 500 kV dikerjakan tim PDKB Probolinggo tanpa terjadinya pemadaman dengan waktu kurang lebih 23 jam.

Tim PDKB Probolinggo
Tim PDKB Probolinggo

 

Adanya penggantian pada material pada Jaringan Transmisi, penyaluran tenaga listrik dari GITET Paiton ke GITET Grati makin andal untuk mensuplai listrik ke Jawa Timur bagian Barat hingga sebagian Jawa Tengah.

“Beberapa waktu lalu di Probolinggo memang terjadi hujan lebat serta petir, sehingga terdapat 3 tower kami yang sempat mengalami gangguan sesaat. Dalam mengganti beberapa material yang disebabkan oleh gangguan alam tersebut, kami menurunkan petugas khusus (PDKB) untuk melakukan pekerjaan tanpa padam” kata General Manager PLN UIT JBTB Suroso.

Dikatakan Suroso, tiga tower transmisi yang membutuhkan pemeliharaan khusus, kemarin (18/2) telah selesai dikerjakan. “Beberapa material seperti isolator yang terkena sambaran petir pun sudah dilakukan penggantian oleh Tim PDKB. Tiga belas personel PDKB yang dikerahkan oleh PLN guna merampungkan pekerjaan tanpa mengganggu penyaluran tenaga listrik,” ungkapnya.

Fokus kami memang pada proses penyaluran tenaga listrik bertegangan tinggi dan ekstra tinggi. “Sehingga kami harus menjamin keandalan pada sisi SUTT serta SUTET. PLN juga terus berupaya agar pendistribusian listrik ke pelanggan tidak mengalami kendala,” tuturnya. (Abror Vandozer/rel)