3 Kuasa Hukum PDIP Lakukan Pendaftaran ke Mahkamah Agung

3 Kuasa Hukum PDIP Lakukan Pendaftaran ke Mahkamah Agung
3 (tiga) tim kuasa hukum dari partai PDI Perjuangan (PDIP) dari pasangan calon bupati nomor urut 2, hari ini mempersiapkan diri untuk melakukan pendaftaran ke Mahkamah Agung, bertempat di kantor DPC PDIP kabupaten Ogan ilir, Selasa (13/10/2020).

WIDEAZONE.COM, INDRALAYA — 3 (tiga) tim kuasa hukum dari partai PDI Perjuangan (PDIP) dari pasangan calon bupati nomor urut 2, hari ini mempersiapkan diri untuk melakukan pendaftaran ke Mahkamah Agung, bertempat di kantor DPC PDIP kabupaten Ogan ilir, Selasa (13/10/2020).

Tiga orang itu adalah Ahmad Pandawana dari Wakil Kepala Bidang (Wakabid) Oganisasi, Reza Antoni Siahaan Wakabid Pemenangan Pemilu, dan juga Susanto Aziz Wakabid Ideologi Kaderisasi DPD PDIP Sumatera Selatan. “Kami datang di sini ditugaskan oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai,” ucapnya.

Menurut Sosanto Aziz, kami hari ini sedang melakukan persiapan untuk melakukan proses hukum ke Mahkamah Agung. “Ada 10 orang tim penasehat hukum dari partai PDIP yang sudah berangkat ke Jakarta, jika pun diperlukan kami akan menambah tim penasehat hukum,” ungkap Susanto.

Tak itu saja, dikatakan Susanto, kedatangan kami ke sini untuk menjaga situasi dalam kader partai PDIP mulai dari DPC, PAC, Anak Ranting dan anggota partai PDIP lainnya.

Kami menegaskan, lanjut Susanto bahwa kawan-kawan jangan sampai berpikir bahwa pertarungan kita sudah selesai ‘Tetapi masih sangat panjang proses ini,” ujarnya.

Ia pun mengimbau, untuk selalu menjaga kekompakan dan terus semangat. “Jangan sampai terpancing dengan isu-isu yang merugikan partai dan juga melakukan tindakan yang merugikan partai PDI perjuangan dan juga pasangan calon bupati,” imbaunya.

Susanto menambahkan, kami menghormati hasil keputusaan dari KPU Ogan Ilir. “Karena itu sudah menjadi hak mereka dan kami pun punya hak tersendiri yaitu menggugat ke Mahkama Agung jadi biarlah proses hukum berjalan semestinya. Soal kampanye akan terus berjalan,” tegas Wakabid Kaderisasi DPD PDIP Sumsel ini.

Laporan Rosita Dewi – Editor Abror Vandozer