Kritikan 2 Aktivis Mahasiswa Sumsel Menuai Respon

Kritikan 2 Aktivis Mahasiswa Sumsel Menuai Respon
Gubernur Sumsel H. Herman Deru meresmikan langsung ODP Center atau Rumah Sehat Covid-19 yang berlokasi di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City Palembang, Senin (30/3/20).

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Kritikan dua aktivis mahasiswa dari Badko HMI dan IMM Sumsel yang menilai Gubernur Sumatera Selatan tidak serius dalam menanggulangi dan mengatasi pandemi COVID-19 menuai respon dari Komunitas Pemuda Peduli Sumsel (KPPS) dan Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumsel (GPMS).

“Sangat disayangkan apa yang disampaikan di media sosial oleh 2 aktivis mahasiswa yang juga ketua organisasi kemahasiswaan tersebut,” kata Edi Ariansyah Ketua KPPS dan Sobirin Ketua GPMPS, Sabtu (9/10).

“Kritikan tanpa didasari data dan informasi, terlebih menilai pemerintah propinsi belum melakukan tindakan, ini terkesan sangat subjektif. Jangan sekonyong-konyong mengatakan tidak becus dan meminta Gubernur HD mundur dari jabatannya,” ungkapnya.

Edi menuturkan, siapa pun boleh memberikan kritik terhadap kinerja pemerintah, karena kritik merupakan bentuk kontrol dengan tujuan kebaikan, akan tetapi hendaklah dikaji terlebih dahulu dan didasari dengan data infromasi secara utuh.

“Adak baiknya bila dalam stuasi pandemi COVID-19 saat ini, khususnya di Sumsel untuk memberikan dukungan dan suport kepada Gubernur dan Kepala Daerah lainnya,” tuturnya.

Rakyat Sumsel sudah tahu bahwa Pemprop tidak berdiam diri dalam menanggulangi penyebaran virus corona, seperti pendirian posko-posko.

“Gubernur memanfaatkan wisma atlit jakabaring, ada ratusan kamar yg disiapkan untuk ODP. Pemprop Sumsel sedang menyiapkan ratusan kamar isolasi untuk PDP di Wisma Atlit JSC,” terangnya.

“Tak hanya itu saja, RSUD Siti Fatimah disiapkan sebagai tempat perawatan medis bagi pasien covid, tempat isolasi, pemberian bantuan sembako, sosialisasi dan lainnya. Ini semua dilakukan sebagai upaya yang dilakukan Gubernur,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua GPMPS Sobirin mengakui bahwa Gubernur HD telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan instansi-instansi terkait serta kepada seluruh kepala daerah di Sumsel dalam penanggulangan virus ini.

“Ada baiknya sebelum menyampaikan krtik melalui media massa dan medsos, para mahasiswa melakukan audiensi dan diskusi dengan Gubernur dengan memberikan masukan saran dan program pencegahan wabah COVID-19,” urainya.

Laporan N2G

Editor Abror Vandozer