SMKN 5 Palembang, Membentuk Personal Pelayan yang Baik

SMKN 5 Palembang, Membentuk Personal Pelayan yang Baik
Drs H Zulfikri MPd, Kepala SMKN 5 Palembang

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Menghadapi persoalan dalam dunia pendidikan, harus dilatarbelakangi dengan uraian tugas sesuai program kerja yang sudah dilandasi sejak awal berkerja. Uraian tugas tersebut merupakan draft kerja yang harus dilaksanakan sehari-hari. Dengan demkian format tugas yang dilaksanakan akan dapat dilakukan sesuai dengan program kerja yang diharapkan.

“Saya memiliki uraian tugas secara tertulis. Anda bisa melihatnya di dinding ruang kerja saya sebagai kepala sekolah. Kita ini leader yang menjadi teladan. Setiap gerak dan sasaran tugas akan menjadi perhatian bawahan kita. Karena itu saya selalu memberi teladan sesuai denganuraian tugas tersebut,” ujar Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri {SMKN) 5 Palembang, Drs Zulfikri MSi kepada Wideazone.com, di ruang kerjanya, Rabu (27/2/2019).

Uraian tugas itu, kata Zulfikri, merupakan panduan kerja saat melaksanakan tugas sehari-hari di bidang pendidikan. Uraian tugas secara tertulis itu merupakan format yang baik apabila secara kontinuitas menjadi acuan sebagai abdi di dunia pendidikan.

Sebagai leader teratas, seorang pemimpin akan selalu diawasi. Dari pelaksanaan tugas paling kecil sekali pun, sikapnya akan menjadi perhatian. Karena itu, setiap kali datang ke sekolah untuk melaksanakan tugas, Zulfikri selalu mengacu pada uraian kerja tertulis. “Setidaknya, dengan poin-poin tertuis itulah kita akan melaksanakan kewajiban secara struktural,” katanya.

Dengan format yang jelas, kepala sekolah akan bisa melihat kualitas para guru, tenaga honorer dan pekerja di bidang administrasi sekolah. Dengan teladan yang diperlihatkan itu, semua personal akan ikut mencontoh sikap atasannya (kepala sekolah). Uraian tugas itu memang tidak sekadar format tullisan, tapi tujuannya dapat menata program kerja sebagai personal yang loyal terhadap tugasnya sehari-hari.

Kepala SMKN 5 Palembang beserta Guru Didik

“Saya tak pernah menyatakan kemarahan terhadap bawahan. Tapi dari sikap tegas yang saya perlihatkan kepada semua personal SMKN 5 Palembang, akan menjadi teladan yang baik. Saya bangga melihat kinerja bawahan yang selalu mengacu pada apa yang saya kerjakan,” ujarnya.

Sikap ini, kata dia, bukan untuk menjadikan para personal sebagai figur Zulfikri, tapi mencoba membangun kepiawaian semuanya agar menjadi pegawai yang bertanggung jawab, tak sekadar sebagai pendidik dan perkerja administrasi sekolah, tapi mampu tampil sebagai pelayan masyarakat dengan baik. (anto narasoma/abror vandozer)