Ir Haris Iskandar : Ribuan PAUD Tak Terdaftar di Kemendikbud RI

Ir Haris Iskandar : Ribuan PAUD Tak Terdaftar di Kemendikbud RI
Ir Haris Iskandar Phd - Dikmas Kemendikbud, Kadisdik Sumsel Drs H Widodo MPd, Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulinto

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Keberadaan Lembaga Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan kesetaraan yang ada di Indonesia mendapat apresiasi yang besar dari Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Namun, dilain pihak Kemendikbud RI menyayangkan banyak ribuan PAUD belum masuk dalam NPSP sehingga tak teregister dalam catatan Kemendikbud RI.

Demikian disampaikan Dirjend PAUD dan Dikmas Kemendikbud Ir Haris Iskandar PhD saat menghadiri rapat persiapan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Aula Disdik Sumsel, Selasa (26/2). Turut hadir dalam rapat, Kadisdik Sumsel Drs H Widodo MPd, Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulinto, dan jajaran Panitia Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Lebih lanjut dikatakan Haris, bahwa dari ribuan PAUD tersebut ada beberapa diantaranya di Sumsel. Pihaknya tak secara rinci menyebut PAUD di Sumsel yang belum memiliki NPSP. “Kita mencatat ada ribuan PAUD yang belum ada NPSP, dan itu tugas pimpinan dan pemilik PAUD atau PKBM,”ujar Haris.

Silahkan daftar ke Dapodik. Ini penting, dan saya himbau agar segera melakukan registrasi ke Dapodik,”urainya.

Dikatakan Haris, bahwa saat ini tercatat ada 255.000 PAUD dan PKBM serta pendidikan setara. Termasuk, diluar itu ada ribuan PAUD yang belum memiliki NPSP. “Dan didalamnya ada yang belum mengurus sertifikasi,”ucapnya.

 

“Permasalahan PAUD yang banyak ditemui belum tersertifikasi, sehingga seharusnya ini menjadi tugas dan PR pimpinan PAUD. “Makanya, tahun ini kita targetkan 40.000 PAUD harus tersertifikasi. Tahun lalu, target kita 30.000 PAUD dan terealisasi 32.000 PAUD,”tegasnya. (ken)