banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Gubernur HD ingin FPD Jadi Sarana Edukasi Bagi Generasi Muda

  • Bagikan
Gubernur H Herman Deru menerima panita Festival Palembang Darussalam XIX 2021, Jumat (16/4)
Gubernur H Herman Deru menerima panita Festival Palembang Darussalam XIX 2021, Jumat (16/4)
banner 468x60

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumsel akan memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya pelaksanaan Festival Palembang Darussalam (FPD) XIX 2021 yang akan digelar dalam Juni 2021 mendatang.

Mengingat kegiatan ini dapat menjadi sarana belajar dan mengenalkan budaya pada generasi muda di Sumsel.

Gubernur H Herman Deru saat menerima panita Festival Palembang Darussalam XIX 2021, Jumat (16/4) menegaskan, dirinya mengapresiasi digelarnya agenda tersebut sebagai salah satu   upaya untuk mempertahankan kebudayaan asli orang Palembang kepada anak cucu generasi mendatang.

“Kegiatan ini nanti harus terlaksananya tidak ekslusif, artinya siapa saja boleh menyaksikan. agar zuriatnya bangga dengan leluhurnya. Saya tidak mau festival ini nanti biasa-biasa saja. Pemprov Sumsel akan mensupport penuh kegiatan ini, karena festival ini tidak setiap saat,” ucap Herman Deru. 

Dikatakan HD, sesuai dengan temanya maka materi  yang ditampilkan juga harus mengandung unsur  berbagai macam kebudayaan Palembang sebagai bagian dari peninggalan sejarah.

“Kalau sudah bicara adat, kita angkat dari mulai penggalian akar budaya, akar sejarah hingga situs, saya maunya yang luar biasa  atau Spektakuler,” tegasnya.

Sementara, Ketua Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) Penanggung Jawab Festival Darussalam Ir Kgs H Abdul Rozak MSc dalam audiensinya bermaksud untuk mengundang Gubernur Provinsi Sumsel pada saat puncak Festival Palembang Darussalam, Juni mendatang. 

“Dalam kegiatan festival tersebut mengusung kegiatan asli Palembang seperti lomba kuliner khas Palembang, Workshop melipat tanjak dan membuat gandik, lomba sarofal anam, lomba lagu Palembang, lomba MTQ dan Azan, lomba rebana,” paparnya.

“Tujuan kegiatan ini untuk melestarikan kebudayaan asli Palembang yang bernuansa Islami,” tukasnya. (Abror Vandozer/rel)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *